Puruk Cahu, MuraNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang III Tahun 2025 di Gedung DPRD setempat, Senin (10/11/2025).
Rapat ini membahas dua agenda penting, yakni tanggapan fraksi-fraksi DPRD atas pendapat Bupati mengenai Raperda Inisiatif DPRD, serta tanggapan Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait dua Raperda usulan Pemerintah Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan melalui anggota DPRD Ahmad Maulana menyampaikan pandangannya terkait Raperda inisiatif tentang pemberian insentif kepada para pemuka agama.
Ahmad Maulana menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan mendukung penuh pendapat Bupati Murung Raya yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di masyarakat.
“Fraksi PDI Perjuangan setuju dan sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bupati Murung Raya, dan kiranya bisa dilanjutkan,” ujarnya.
Ia menilai, pemberian insentif bagi pemuka agama merupakan langkah penting sebagai bentuk penghargaan atas peran besar mereka dalam menjaga kerukunan, ketenteraman, serta stabilitas sosial di Murung Raya. Menurutnya, dukungan terhadap kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat pembangunan moral dan sosial masyarakat.
Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang III Tahun 2025 ini turut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, unsur pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan berjalan lancar dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan komitmen kuat antara eksekutif dan legislatif dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah. Melalui rapat ini, DPRD Murung Raya kembali menegaskan keseriusannya dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk bagi tokoh agama yang selama ini menjadi pilar kedamaian sosial.
Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD diharapkan terus berlanjut guna mewujudkan Murung Raya yang sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.(Red)